Salam Dari Kejauhan....
4, 5 hari yang lepas tiba2 hati ini sayu... teringat arwah Bak yang hampir 2 tahun meninggalkan dunia yang sementara ini.... Tak banyak gambar arwah dalam koleksi aku... sememangnya arwah memang tidak suka bergambar....
Demi Allah, aku sangat2 rindukan dia.... insan yang mengajar aku erti kehidupan... yang banyak berkorban demi kepentingan keluarga.... Masih teringat sepasang baju melayu maroon dan sepasang capal raya yang aku belikan tidak sempat dipakai oleh arwah....
Pada saat gambar di bawah ini diambil, aku sangat2 terharu arwah dapat hadir masa aku konvo... sedangkan awal2 mak dah bagitau yang mereka tidak dapat hadir disebabkan arwah sakit pada masa itu. tapi mungkin arwah tidak mahu hampakan aku, dia gagahkan juga diri untuk hadir demi melihat aku menggengami segulung ijazah...
Demi Allah, aku sangat2 rindukan dia.... insan yang mengajar aku erti kehidupan... yang banyak berkorban demi kepentingan keluarga.... Masih teringat sepasang baju melayu maroon dan sepasang capal raya yang aku belikan tidak sempat dipakai oleh arwah....
Pada saat gambar di bawah ini diambil, aku sangat2 terharu arwah dapat hadir masa aku konvo... sedangkan awal2 mak dah bagitau yang mereka tidak dapat hadir disebabkan arwah sakit pada masa itu. tapi mungkin arwah tidak mahu hampakan aku, dia gagahkan juga diri untuk hadir demi melihat aku menggengami segulung ijazah...

Bak,
Sungguh besar pengorbananmu terhadap diri ini...
Aku sangat2 bangga dilahirkan menjadi anakmu...
Maafkan diri ini kerana tidak sempat membalas jasamu...
Tidak sempat menjadi anak yang dibanggakan...
Tidak sempat menghantarmu menunaikan ibadah Haji...
Terima kasih atas segala2nya...
Maafkan semua kekhilafanku...
Semoga dirimu tenang di sana....
Menjadi hamba yang diredhaiNya...
Semoga dipelihara Allah selalu....
Amin Ya Rabbal Alamin...
Al-Fatihah.....
***************************************************
Satu
Kasih nan abadi
Tiada tandingi
Dia yang satu
Dua
Sayang berpanjangan
Membawa ke syurga
Kasihnya ibu
Tiga
Lapar dan dahaga
Rela berpayahan
Setianya ayah
Empat
Mudah kau ketemu
Berhati selalu
Beza antara
Kasih dan kekasih
Ibu
Ku ingat dahulu
Menyisir rambutku
Kemas selalu
Ayah
Menghantar ke sekolah
Bergunalah ilmu
Bila dewasa
Sayang
Dengar lagu ini
Untuk kau sandarkan
Buat pedoman
Jangan
Manis terus ditelan
Pahit terus dibuang
Itu bidalan
Harus kau renungkan
Andai
Kau beroleh bahagia
Ingat itu bukan
Untuk selamanya
Andai
Kau dalam sengsara
Ingat itu bukan
Untuk selamanya
Hidup ini sementara




2 comments:
Semoga ianya membuat kita menjadi lebih dewasa dan tabah.
Mudah2an begitu... :'(
Life must go on...
Post a Comment